KUMPULAN BERITA / KEGIATAN STAKLIM SEMARANG

Temanggung - Sabtu (6/6), Kegiatan Sekolah Lapang Iklim merupakan suatu kegiatan interaktif menggunakan metode Belajar Sambil Praktek (Learning by doing). Dengan kegiatan SLI, BMKG berkeinginan untuk SLI merupakan cara BMKG sebagai penyedia informasi dan petani sebagai end-user berinteraksi melalui penyuluh petani lapangan.

Pelaksanaan SLI terdiri atas 3 tahap yaitu SLI Tahap 1 (SLI-1) untuk para Pemangku Kebijakan Daerah terkait Pertanian; SLI tahap 2 (SLI-2) untuk Penyuluh Pertanian (PPL/POPT); dan SLI Tahap 3 (SLI-3) untuk Kelompok Tani dan Petani dengan melaksanakan budidaya pertanian selama 1 musim tanam.

Tujuan dari pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim (SLI) adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan Petugas penyuluh dan petani dalam memanfaatkan informasi iklim di wilayahnya dan melakukan antisipasi dampak fenomena iklim ekstrim. Memasyarakatkan Sekolah lapang Iklim (SLI) kepada kelompok tani, sehingga ketrampilan dan pengetahuan petugas maupun petani mengenai cuaca/iklim dapat ditingkatkan. Serta melakukan adaptasi terhadap usaha pertanian apabila terjadi iklim ekstrim seperti banjir dan kekeringan

Pada kegiatan SLI Operasional yang dilaksanakan di Kabupaten Temanggung Tahun 2020 dan bertepatan dalam masa pandemi COVID-19, diikuti oleh kelompok petani unggulan dan PPL Legoksari di Kecamatan Tlogomulyo. Demplot SLI berada di areal lahan tegalan bertempat di Desa Legoksari dengan komoditas Bawang Merah Varietas Karet. Penanaman Bawang Merah dilaksanakan pada Masa Tanam (MT I) pada tanggal 26 Maret 2020.

Kegiatan Sekolah Lapang Iklim Tahap 3 ini tidak berjalan seperti halnya kegiatan sebelumnya, dimana mengikuti anjuran protokol kesehatan dengan tidak mengadakan pertemuan langsung (penerapan social distance) dan terus melakukan monitoring, komunikasi dan koordinasi serta pembelajaran jarak jauh antara BMKG Stasiun Klimatologi Semarang dengan para Peserta yang ada di Temanggung melalui media telepon, Whatsapp Group, zoom meeting, mulai dari penanaman, perawatan, hingga menjelang pemanenan bawang merah.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa Sekolah Lapang Iklim di Desa Legoksari, Kec Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, diikuti oleh PPL dan Perwakilan Petani dengan komoditas tanaman bawang. Kegiatan SLI ini merupakan kegiatan SLI operasional yang pertama dari 3 kegiatan SLI yang diselenggarakan oleh Stasiun Klimatologi Semarang, maupun dari 7 kegiatan serupa yang direncanakan di Indonesia pada tahun ini.

"26 Maret 2020, di tempat ini dilakukan tanam perdana sebagai permulaan SLI di Prov. Jawa Tengah. Penanaman demplot bawang merah dilaksanakan di tengah kondisi darurat COVID-19" paparnya.

"Kebijakan pemerintah daerah dalam menerapkan pembatasan sosial berskala besar menjadi salah satu tantangan bagi aktifitas SLI dalam kegiatan pembelajaran dan mengaplikasikan materi-materi SLI. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para Peserta sehingga BMKG menyiapkan forum konsultasi virtual terkait informasi iklim secara rutin. Selain itu pembelajaran jarak jauh akan dikembangkan melalui kemasan video materi terkait iklim," jelasnya.

Keberhasilan metode pembelajaran "New Normal" tersebut membuahkan hasil. Pada panen SLI di Desa Legoksari, Kec Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, kali ini Penanaman komoditas bawang merah ini menyesuaikan pola tanam dan umur tanaman, sehingga diharapkan pada saat panen harganya stabil dan Alhamdulillah pada saat ini harga sedang tinggi, pungkas Dwikorita

Saya berharap Sekolah Lapang Iklim di Prov. Jawa Tengah khususnya di Kab. Temanggung ini tidak saja dapat meningkatkan pemahaman kita mengenai iklim, tetapi juga dapat mengimplementasikan secara berkelanjutan di lapangan untuk meningkatkan hasil produksi tanam, dan meningkatkan kesejahteraan petani serta siap menghadapi tantangan ketahanan pangan, tutup Dwikorita.

Acara Seremonial Panen - SLI Bawang Merah Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung Jawa Tengah dihadiri H. Ganjar Pranowo Gubernur Provinsi Jawa Tengah dan Ir. Sudjadi Komisi V DPR RI secara virtual serta HM. AL-Khaziq Bupati Temanggung dan SKPD Setempat.